GAK PUNYA IJAZAH MAU BIKIN PESAWAT, DUA ORANG INI DIKETAWAIN

Category Entertainment, publish 03 September 2018 | dilihat sebanyak 271 kali

Bisa gak ya?

Namanya Wilbur dan Orville Wright. Berasal dari Amerika Serikat, kakak beradik ini bikin orang-orang tertawa ketika bilang ingin membuat pesawat terbang. Kenapa? Karena, selain berasal dari keluarga tidak mampu, Wilbur dan Orville itu sama sekali bukan sarjana. Jadi, mana mungkin bisa?

 

Tapi Wilbur dan Orville cuek aja, tuh. Mereka maju terus melawan ketidakpercayaan orang-orang. Berbekal minat dan bakat di bidang mekanika, keduanya memulai usaha membuat pesawat dengan mengamati cara kerja layang-layang, kemudian peluncur. Sedangkan untuk biaya, Wilbur memilih membuka toko yang menjual, mereparasi, dan membuat sepeda. Dari toko inilah mereka mengumpulkan dana untuk buat penyelidikan sektor aeronautik.

 

Percobaan pertama pesawat peluncur Wilbur dan Orville terjadi di Kitty Hawk, di Carolina Utara. Pesawat yang diuji ini bisa ditumpangi dan mengangkat satu orang penumpang. Sayang, percobaan ini gagal. Namun, keduanya tidak menyerah. Mereka lalu membuat lagi pesawat peluncur lengkap di tahun 1901 dan disusul dengan pembuatan tahun 1902. Pesawat peluncur ketiga ini merupakan gabungan dari berbagai penemuan mereka.

 

Wilbur dan Orville juga menemukan bahwa masalah pokok pesawat adalah menjaga kestabilannya saat sudah terbang. Dari teori inilah keduanya sukses menciptakan tiga jenis alat pokok untuk menjaga kestabilan pesawat di udara.

 

Setelah menguji 2000 macam bentuk permukaan sayap, merancang mesin pesawat sendiri, dan deretan kegagalan penerbangan, Wilbur dan Orville berhasil menerbangkan pesawat pertamanya, tepatnya pada 17 Desember 1903, tepatnya di Kill Devil Hill. Empat tahun setelah mereka memulai usaha membuat pesawat.

 

Penerbangan ini dilakukan oleh Orville. Durasi terbangnya 12 detik dengan jarak 120 kaki. Sedangkan penerbangan berikutnya dilakukan oleh Wilbur dengan durasi 59 detik dan mencapai ketinggian 852 kaki. Pesawat ini dinamakan Flyer I, yang konon memakan biaya sampai 1000 dolar.

 

Sayangnya, aksi fenomenal ini tidak direspon media dengan layak. Kalaupun ada yang memberitakan, artikelnya sembrono dan tidak menarik. Perlakuan yang sama mereka dapatkan saat mereka telah berhasil membuat model pesawat berikutnya, Flyer II. Bahkan, ketika Flyer II telah sukses terbang sebanyak 105 kali, pemberitaannya malah terkesan negatif. Koran Herald Tribune edisi Paris di tahun 1906, misalnya, yang menurunkan headline: Flyer or Liars?

 

Ketidakpercayaan publik baru musnah pada tahun 1908 ketika Wilbur menerbangkan pesawatnya ke Perancis, sedangkan Orville mendemokan pesawat di Amerika. Keduanya sukses besar, sampai-sampai mendapatkan kontrak dengan pemerintah Amerika untuk buat pesawat-pesawat khusus Departemen Pertahanan. 

 

Kini, sudah lebih dari 100 tahun sejak peristiwa penerbangan pertama dicetuskan Wright bersaudara. Meski keduanya telah tiada (Wilbur meninggal karena tipus di tahun 1912, sedang Orville meninggal tahun 1948), Wright bersaudara dikenang dunia sebagai dua orang yang berjasa menerbangkan manusia.

 

Kisah keduanya mengajarkan, saat kita mengejar mimpi, orang-orang pasti menertawakan sebab mimpi itu belum terlihat. Sangat mungkin kita dianggap membual, mengigau, dan lain-lain. Itulah risiko bermimpi besar. Tapi percayalah, saat mimpi itu jadi kenyataan, semua ejekan dan hinaan itu akan hilang. Berganti dengan kisah sukses yang membuat iri banyak orang. Wilbur dan Orville Wright sudah membuktikan. Kamu juga bisa, kok![]

Bagikan halaman

Insert Your Comment

Kategori

Info Produk
News
Promo
Entertainment
Semua Kategori

Artikel Lainnya

GAWAT, RATUSAN RIBU S1 NGANGGUR! CEGAH DONG PAKE 4 LANGKAH INI
CINTA DAMAI, TUNJUKIN PAKE 3 CARA INI
MALAS OLAHRAGA, COBA INTIP 4 TIPS INI
Save The Earth with Style Buy 3 Get 4
Jersey Jonatan Christie Laku Rp 400 Juta, Rambut Artis ini Harganya Lebih Mahal