CERITA HUMOR, MUKIDI YANG BIKIN ORANG JAKARTA TERBAHAK-BAHAK

Category , publish 04 Juli 2017 | dilihat sebanyak 305 kali

INI LHO, CERITA HUMOR  MUKIDI YANG BIKIN ORANG JAKARTA TERBAHAK-BAHAK

Kehidupan di kota Jakarta itu ritmenya cepat, sejak shubuh saja sudah bergeliat orang-orang pergi bekerja. Sampai tengah malam juga kota Jakarta masih berdenyut. Tapi siapa sangka 14,1 penduduk Jakarta menderita gangguan jiwa. Angka ini didapat dari Dinas Kesehatan Jakarta Dien Ernawati dalam kompas.com pada tanggal 10 Oktober 2011. Selain itu beliau juga memberitahukan bahwa jumlah penderita gangguan jiwa meningkat cukup tajam dari tahun 2010 ke 2011. Tahun 2010 saja mencapai 159,029 orang, tahun 2011 naik hamper dua kali lipatnya yaitu 306.621 orang. Wow… dahsyat banget, ya. Itu pun masih angka yang terdata lho. Banyak orang terkena gangguan jiwa ringan seperti stress dan depresi berkepanjangan tapi ngga mau pergi ke psikolog bahkan tidak mengakui bahwa dirinya depresi.

 

Ow… ow tapi jangan khawatir, orang Jakarta ngga semuanya stress kok. Begitu juga dengan daerah-daerah perkotaan lainnya. Kan sekarang ada Mukidi, tokoh konyol baru yang bisa bikin semua orang yang aktif di media social senyum-senyum sendiri. Tertawa terbukti ampuh mengurangi stress dan depresi. Nih, ada satu humor fresh Mukidi saat lagi jalan-jalan ke Jakarta.

 

MUKIDI ingin keliling Jakarta naik Metromini.

 

Diam-diam dia mengamati segala yang terjadi di dalam Metromini. Termasuk tingkah laku kernet dan penumpang.

 

Tak lama kemudian si kernet bilang. “Dirman.. Dirman.. Dirman..” (tanda bahwa bus telah sampai di Jalan Sudirman)

 

Lalu seorang penumpang laki-laki teriak, “kiri..!” Dan turunlah penumpang tersebut.

 

Selang berapa lama kernet teriak. “Kartini.. Kartini.. Kartini..” Seorang cewek muda kemudian nyeletuk. “kiri..!” lalu cewek tersebut pun turun.

 

Beberapa lama kernet itu teriak lagi. “Wahidin.. Wahidin.. Wahidin..” Adalagi cowok yang bilang, “kiri..!”

 

Tak selang lama si kernet teriak lagi. Gatot Subroto!! Gatot Subroto!!

 

Seorang pemuda ganteng berkumis tebal menjawab, “kiri. kiri….!!” Maka turunlah si kumis itu.

 

Tinggallah seorang diri Mukidi di dalam bus. Dengan hati ngedumel, lama-lama jengkel juga dia. Lalu dicoleklah si kernet, dengan nada marah Mukidi bilang, “Kurang ajar sampeyan ya. Dari tadi rang-orang sampeyan panggil. Lahh,, nama saya ndak sampeyan nggil-panggil!! Kalau begini caranya. Kapan saya turun ?!!!”

 

Untung si kernet tanggap. Kernet bertanya. “Siapa nama bapak?”

 

“Namaku Mukidi”, jawab Mukidi.

 

Si kernet langsung teriak. “Mukidi.. Mukidi.. Mukidi.. !!!”

 

Mukidi pun lega dan berkata. “Nah, begitu!!”. “Kirri..!” Maka turunlah Mukidi di jalan tol.

 

Bagi Anda yang menemukan Mukidi harap menghubungi keluarganya di Sumenep.

 

Hehehe… udah ketawa, kan? Sekarang yuk balik kerja! Tancaaap!

Bagikan halaman

Insert Your Comment

Kategori

Info Produk
News
Promo
Entertainment
Semua Kategori

Artikel Lainnya

Kerjasama RumahCustom dengan Gerakan Enterprenenur Onein20
Warta Ekonomi mengulas startegy Bisnis Rumah Custom
CERITA HUMOR, MUKIDI YANG BIKIN ORANG JAKARTA TERBAHAK-BAHAK
Skripsi Sweet dengan Buku Agenda Custom
3 Cara Ngucapin Terima Kasih Yang Berkesan dengan Mug Custom, Kaos Custom